A positive correlation exists between having a university degree and
being employed. The opportunity to earn a university degree, however,
is challenging for students with intellectual disability, as universities
are typically not adapted to their unique higher education needs. This
negatively impacts those students’ employment opportunities and,
consequently, also their autonomy because employment is often a
driver of important life decisions. In response, the University of Castilla-
La Mancha in Spain embarked on a program, ‘Incluye e Inserta UCLM’
(‘Inclusion and Labour Insertion at UCLM’), to accommodate students
with intellectual disabilities by implementing an accessible university
qualification for them. Universities are knowledge-generating centers
and should also fulfill a social function. To do so, universities must be
in contact with society to determine societal needs and provide some
solutions. The abovementioned socially responsive university program
offers students with intellectual disabilities a unique opportunity to
fulfill their academic and personal growth.
Seseorang yang bergelar sarjana memiliki korelasi positif dengan bagaimana
ia dipekerjakan. Namun, kesempatan untuk memperoleh gelar sarjana
merupakan tantangan bagi mahasiswa penyandang disabilitas intelektual,
karena universitas biasanya tidak disesuaikan dengan kebutuhan unik
pendidikan tinggi mereka. Hal ini berdampak negatif terhadap kesempatan
kerja bagi penyadang disabilitas intelektual dan juga otonomi mereka,
karena pekerjaan seringkali merupakan pendorong keputusan hidup yang
penting. Universitas Castilla-La Mancha di Spanyol memulai program
'Incluye e Inserta UCLM' ('Inklusi dan Penyisipan Tenaga Kerja di UCLM')
untuk mengakomodasi mahasiswa penyandang disabilitas intelektual
melalui penerapan kualifikasi universitas yang dapat diakses oleh mereka.
Universitas adalah pusat penghasil pengetahuan dan juga harus memenuhi
fungsi sosial. Oleh karena itu, universitas harus berhubungan dengan
masyarakat dalam menentukan kebutuhan masyarakat dan memberikan
solusi masalah sosial. Program universitas yang tanggap secara sosial
ini menawarkan kepada mahasiswa penyandang disabilitas intelektual
kesempatan unik untuk memenuhi pertumbuhan akademik dan pribadi
mereka.